HARAPAN BISNIS PERCETAKAN TAHUN 2021

Banyak catatan dunia usaha termasuk usaha percetakan pada tahun 2020 yang hampir berakhir ini, mungkin hingga saat ini hanyalah menghitung hari, kita akan beranjak dari tahun 2020 beralih ke tahun 2021. Tahun 2020 menjadi tahun yang berat melaluinya begitu banyak peristiwa dan kejadian yang dialami oleh dunia usaha tidak terkecuali dengan dunia usaha percetakan.

Tahun 2020 ini peristiwa yang paling berat yaitu adanya wabah atau pandemi virus corona atau lebih dikenal dengan sebutan virus covid 19, banyak dampak dari adanya pandemi virus covid 19 ke dunia usaha. Dengan adanya pandemi covid juga yang sangat berpengaruh terhadap dunia usaha percetakan juga dimana para importir mesin, distributor bahan baku digital printing dan industri offset merasakan dampak dari virus Corona ini terutama dalam pasokan kiriman mesin dari pabrik di china, jepang dan eropa. Maka, bagi perusahaan yang telah menyimpan stok consumable dan bahan baku cukup besar dan masih terjaga mungkin masih aman dan terkendali.

Begitu juga dengan realita biaya operasional yang sudah besar, gaji rutin karyawan selama ini berjalan di tambah beban cicilan mesin yag harus di tanggung oleh pihak percetakan, sementara pasokan pekerjaan cetak masuk sangat sedikit dikarenakan banyak perkantoran dan event promosi yang ditiadakan akibat PSBB untuk menghindari penyebaran virus corona

Harapan situasi ekonomi yang berat segera terlewati dan terlampaui dengan akan beralihnya tahun dari 2020 ke tahun 2021 dunia usaha yang semakin baik dengan mulai membenahi diri dari keterpurukan, seperti halnya dunia usaha percetakan yang mulai merasakan sedikit-demi sedikit pulihnya roda perputaran usaha meski belum se normal pada waktu-waktu sebelum masa pandemi covid 19 melanda.

Perkembangan dunia usaha percetakan pada trend 2021 menurut prediksi penulis masihlah sama dengan trend percetakan pada tahun 2020, hal ini didasari bahwa perkembangan pada tahun 2020 ini dunia percetakan mengalami sedikit keterpurukan dengan adanya pandemi covid 19. Lalu trend cetak apa yang akan ngetrend di tahun 2021 nanti?

Jaya print mempersiapkan untuk tahun 2021 memberikan solusi bagi pelanggan dengan melayani cetakan ukm khususnya label dan packaging. dengan situasi wabah pandemi ini masyarakat di tuntut untuk bisa membangun kekuatan ekonomi dari rumah secara mandiri dan harus bisa bersaing dengan perusahaan korporasi besar dalam pemasarannya. karenanya jaya print berinisiatif dengan niat yang tulus untuk membantu para pengusaha ukm untuk bisa bertumbuh degan penguatan brand visual dari label dan packagingnya.

Masih ingatkah dengan prediksi dari Konika Minolta tahun lalu selaku perusahaan manufaktur produksi printer terbesar di dunia? masih menurut beliau hal ini didasari oleh sbeagai berikut :

  1. Konsumen Semakin Spesifik dan Individual

Hasil Riset dari Keypoint Intelligence memperkirakan bahwa penjualan label warna digital dan pencetakan kemasan akan meningkat di seluruh dunia hingga hampir 800 juta dolar AS pada tahun 2021. Ini sesuai dengan peningkatan lebih dari 65 persen sejak 2016, sementara nilai produk cetak di sektor “cetak oleh aplikasi” telah meningkat 175 persen dibandingkan periode yang sama (https://www.worldofprint.com/)

  1. Konsumen Yang Menginginkan Nilai Lebih

Tidak hanya sebatas kemasan yang menarik saja yang dibutuhkan oleh konsumen, namun konsumen mencetak atas dasar kebutuhan nilai tambah. berdasarkan sebuah studi menyebutkan : efek dari kemasan yang menarik telebih dengan mengunakan finishing foil, sebesar 45% responden lebih cepat memutuskan pembelian daripada kemasan biasa. Selain itu, produk dengan cetak yang menarik dan menggunakan kemasan foil jadi menarik perhatian 18 persen lebih banyak daripada produk cetak biasa.

  1. Digitalisasi Teknologi Kemasan

Dengan adanya teknologi cetak digital atau saat ini lebih dikenal dengan digital printing untuk produksi bahan kemasan membuat banyak UMKM atau usaha kecil menengah mulai memperhatikan kemasan sebagai nilai jual dari produknya hal ini juga akan membuka pasar yang sangat menguntungkan bagi penyedia layanan pencetakan dan atau perusahaan pengemasan dan printer komersial.

Dari hal tersebutlah ditambah dengan masa pandemi yang belum berakhir dengan cepat terlebih lagi dengan kemajuan pemulihan dunia usaha yang masih bergerak dengan lambat maka penulis berpendapat bahwa trend cetak pada tahun 2021 nanti masih trend cetak kemasan dan atau label, meskipun cetak-cetak lain masihlah menjadi favorite bagi para konsumen.

Jaya print sebagai percetakan yang telah berpengalaman di bidang cetak offset dan digital printing, terus berusaha meningkatkan pelayanan dan perlengkapan untuk bisa memberikan kepuasan maksimal bagi seluruh pelanggan yang mencetak di jaya print.

salah satu lompatan besar yang akan jaya print lakukan adalah dengan meperbesar workshop menjadi lebih besar dengan harapan bisa semua kebutuhan customer dan suasana kerja dan layanan maksimal bagi seluruh pelanggan cetak jaya print

Nah untuk mencetak label atau kemasan kalian datang saja ke Jaya Print yang beralamat di Jalan Mampang VIII No. 29 Jakarta-Selatan DKI Jakarta, atau hubungi kami di nomor : 08 222 999 3081.