Keuntungan Work From Home Yang Tidak Kamu Sadari!

Sumber: Google pict

Work from home itu apa sih? Kita semua tahu sejak pandemic covid-19 di Indonesia, pemerintah langsung mengeluarkan imbauan untuk bekerja dari rumah atau bahasa kerennya work from home. Ini merupakan sebuah konsep dimana para karyawan dapat melakukan pekerjaannya dari rumah secara online. Pada dasarnya, bekerja dari rumah memungkinkan karyawan untuk bekerja dengan fleksibel tanpa terikat dengan aturan 8-5.

Work from home faktanya juga bisa membantu para karyawan untuk menyeimbangkan dunia kerja dengan kehidupan sehari-harinya lho! Bahkan dipercaya pekerjaan jadi lebih cepat selesai, efektif, dan menyenangkan.

Apa sih manfaat dari work from home? Yuk kita bahas satu persatu pada artikel berikut ini!

Jenuh dengan aktifitas bekerja di rumah? Lihat dulu keuntungannya di sini!

  • Waktu yang fleksibel

Bagi yang sehari-harinya bekerja kantoran juga pasti ada kalanya merasa bosan dan butuh suasana lain agar lebih fresh. Untuk itu, banyak perusahaan yang menyediakan tempat lain di kantor guna memaksimalkan kinerja karyawan, seperti lounge, pantry, bahkan taman atau tempat lainnya yang dibuat senyaman mungkin.

Sama halnya sewaktu work from home, kamu akan bisa bekerja di mana saja. Mulailah bereksplorasi dari ruang tamu, kamar tidur, ruang makan, teras atau balkom, dan sebagainya. Yang terpenting adalah kamu dapat bertanggung jawab atas pekerjaan yang akan diselesaikan pada hari itu. Waktu bekerja juga menjadi fleksibel dan bisa dicicil sedini mungkin. Tapi ingat! Jangan malah sampai mengganggu waktu istirahatmu ya!

  • Meminimalisir biaya transport

Salah satu keuntungan work from home adalah mengurangi budget untuk ongkos transportasi atau biaya bensin. Selain itu juga kamu jadi bisa menghemat waktu bagu sering terjebak kemacetan di jalan. So, manfaatkanlah keuntungan ini sebaik mungkin.

  • Work life balance atau keseimbangan hidup

Banyaknya tuntutan pekerjaan seringkali memaksa sebagian orang kehilangan keseimbangan antara dunia kerja dan kehidupan pribadinya. Namun, dengan munculnya kebijakan work from home, seseorang dapat lebih mudah membagi perannya dan fleksibel antara hidupnya dan juga pekerjaannya.

Banyak yang mengklaim bahwa suasana yang lebih tenang dan hangat jarang ditemukan di kantor yang mana dapat ditemukan di rumah. Ini dapat membantu menambah konsentrasi pada pekerjaan juga.

  • Terhindar dari distraksi di kantor
Businessman Irritated with Loud Coworker — Image by © ColorBlind Images/Corbis

Ketika bekerja dari rumah, kamu bisa menciptakan suasana yang lebih nyaman dan kondusif tentunya. Misalnya, bekerja di teras atau balkon ditemani teh hangat dan camilan. Bisa juga diiringi music yang membangkitkan gairah dalam bekerja.

  • Bebas Berpakaian

Ketika kamu bekerja di rumah, kamu bisa berpakaian senyaman mungkin. Sekedar saran, hindari menggunakan baju tidur atau piyama saat bekerja agar tidak menimbulkan rasa kantuk dan malas ya sobat!

  • Jadi lebih sehat dan fresh

Percaya atau tidak, bekerja di rumah bisa membuat kamu jadi lebih sehat lho! Caranya dengan rutin berolahraga ringan sebelum memulai pekerjaan. Dan kamu juga bisa bebas bergerak kemanapun ketika sedang bekerja tanpa harus terus duduk dengan lama di depan komputer bukan?

  • Komunikasi jadi lebih lancar

Komunikasi dengan siapapun selama kita di rumah dipercaya dapat menjadi lebih lancar dan intens lho! Ini disebabkan karena kita jadi jarang bertatap muka dengan orang-orang yang biasa ada di hadapan kita. Percaya? Coba aja! Jangan lupa untuk maksimalkan komunikasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Nah itu dia keuntungan berkerja dari rumah atau menjalani work from home sobat. Manfaatkanlah teknologi dengan baik dan buatlah daftar hal-hal yang ingin dikerjakan lebih dulu atau prioritas dengan lebih terencana.

Akhir kata, selamat bekerja dari rumah dan selamat menyelesaikan tanggung jawab sobat! Mari bersama melawan corona dan berharap agar wabah ini segera berakhir sehingga semua aktivitas bisnis bisa normal kembali. Butuh jasa cetak? JAPRI aja!

Di Rumah Saja, Lakukan Kegiatan Berikut Ini Agar Tetap Waras!

Cute young mom freelancer works at home at the computer. Thinks of work and home affairs. Under the table, a child reads a book. On the table lies a cute cat. Illustration isolated on white background

Sejak Indonesia terjangkit virus covid, pemerintah mulai menyerukan segala aktifitas seperti bekerja, belajar dan beribadah dilakukan dari rumah, selanjutnya banyak perusahaan yang akhirnya merespon imbauan tersebut dengan menerapkan sistem Work From Home (WFH). Selang tiga minggu sejak imbauan bekerja dari rumah dilontarkan, pastinya rasa bosan mulai melanda khususnya bagi ibu bekerja yang merangkap sebagai ibu rumah tangga.

Memang, saat awal diterapkannya work from home, kita merasa gembira karena hal tersebut merupakan sebuah kemewahan, mereka tidak perlu berdesakan di kendaraan umum, dan tidak perlu mengeluarkan ongkos, selain itu juga bisa bekerja dengan waktu fleksibel.

Akan tetapi, menjalaninya terus menerus selama lebih dari tiga pekan, tentu saja membuat sebagian orang mulai merasa jenuh dan muak. Terlebih jika kita hanya berkutat dengan orang dan tempat yang sama setiap harinya.

Nah, bagaimana ya caranya agar kita yang menjalani WFH ini tidak bosan? Sebenarnya ada banyak tips untuk dilakukan agar kita tetap waras bekerja dari rumah lho! Seperti apa sih? Yuk simak paparannya berikut ini!

Work from home, anti jenuh dan muak dengan aktifitas berikut ini!

Bekerja dari rumah juga tetap harus disiplin agar pekerjaanmu tidak terbengkalai. Meski bisa bangun lebih siang, disarankan agar tetap bangun pagi seperti biasa. Selain itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar tidak muak dengan aktifitas di rumah saja. Yuk kita bahas satu persatu!

  • Jangan lupakan sarapan dan makan siang yang teratur

Meski tidak bekerja di luar rumah, kamu tidak boleh melupakan urusan sarapan lho! Karena tubuh juga akan beraktifitas seperti biasa, minum kopi atau teh hangat di pagi hari juga akan membuat mood kamu menjadi lebih cerah. Pastikan juga waktu makan siangmu di waktu yang tepat ya! Ingat! Jangan sampai lupa makan karena akan berdampak pada kesehatanmu.

  • Buat ruang kerja khusus

Meski bekerja di rumah menyenangkan karena bisa bekerja di ruangan manapun, akan lebih baik jikan kamu memiliki ruang kerja khusus, atau wilayah kerja agar tidak saling mengganggu dengan anggota keluarga yang lain.

  • Gunakan pakaian yang nyaman tapi jangan baju tidur

Meski terasa nyaman menggunakan baju tidur, akan lebih baik kalau kamu menggunakan pakaian harian yang santai dan nyaman. Karena tanpa disadari baju tidur atau piyama akan membuatmu ingin terus bermalas-malasan sepanjang hari.

  • Biasakan berolahraga

Meski di rumah saja, kamu justru perlu berolahraga agar stamina tetap terjaga. Lakukan olahraga ringan yang selama 15 menit setiap hari agar membuat tubuhmu tetap bugar. Bisa juga dengan berjalan kaki, senam ringan, skipping, push up, jogging, atau bersepeda di sekitar rumah.

  • Bekerja sambil mendengarkan musik oke juga!

Berdasarkan hasil studi Jurnal Psikologi, iringan musik dapat merubah mood seseorang. Mendengarkan musik ceria juga bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik dan santai. Buat kamu yang tidak bisa fokus bekerja sambil mendengarkan musik, bisa dilakukan diluar jam kerja ya!

  • Usahakan duduk dengan posisi yang benar

Saat work from home, posisi bekerja jadi lebih bebas. Namun, sebaiknya kamu tetap bekerja dengan posisi duduk seperti sedang bekerja di kantor, yaitu dengan kursi dan meja. Jika tidak ada meja kerja bisa menggunakan meja dan kursi makan atau ruang tamu.

Walaupun awalnya lebih nyaman bekerja sambil berbaring atau tengkurap, namun jika dilakukan secara terus menerus dan terlalu lama dapat meningkatkan risiko sakit punggung, leher, dan atau bahu. Sebab, otot-otot di bagian tersebut akan menjadi kaku. Akan lebih baik jika kamu rutin berdiri, berjalan atau melakukan peregangan paling tidak satu atau dua jam sekali setiap hari.

  • Batasi dan bijaklah memilih cemilan yang dikonsumsi

Siapa yang tidak tahan akan godaan camilan yang gurih dan manis? Nah saat-saat seperti ini memang cenderung lebih besar keinginan untuk ngemil selama menjalani bekerja dari rumah. Namun, akan lebih baik jika kamu tetap membatasi konsumsi camilan, terutama yang tinggi kalori dan gula, agar berat badan tetap terkontrol.

Tipsnya, jika kamu sering merasa lapar di tengah bekerja, gantilah camilan yang mengandung msg dengan yang sehat, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, yoghurt, atau produk olahan susu lainnya yang rendah lemak. Selain dapat mengatasi rasa lapar, camilan jenis ini juga bisa memberikan nutrisi yang baik untuk tubuhmu lho!

  • Jangan lupakan kontak sosial

Walaupun kamu sedang berada di tengah kenyamanan dalam rumah, lama-kelamaan pasti aka nada saatnya kamu merasa bosan dan kesepian. Wajar saja, ini semua dikarenakan interaksi sosial kamu saat bekerja di rumah tentunya akan menjadi lebih sedikit dan terbatas dibandingkan saat bekerja di kantor.

Terlebih lagi, berita-berita tentang wabah yang kamu lihat di televisi ataupun media sosial bisa membuat hatimu resah dan gelisah. Kamu perlu berhati-hati karena hal ini dapat berpengaruh pada kesehatan mentalkamu lho! So, di saat seperti ini, kamu memang membutuhkan dukungan dan interaksi dengan orang-orang terdekat untuk memperbaiki mood.

  • Batasi dan bijaklah dalam mencerna berita dan media sosial

Paparan berita dari media sosial tentang pandemi Covid ini juga dapat berdampak pada kesehatan jiwa kamu. Apalagi kalau kamu adalah tipe yang memiliki rasa cemas dan panik berlebihan. Maka dari itu, bijaklah dalam mencerna berita darimanapun terutama media sosial. Selain itu dianjurkan untuk membuka media sosial atau portal berita lainnya hanya sekali atau dua kali dalam sehari itupun usahakan berasala dari sumber informasi atau berita online maupun offline yang terpercaya. Jangan sampai media sosial menjadi benalu atau bahkan mengganggu pikiran kamu dan membuat hari-harimu menjadi tidak produktif.

  • Jangan lupa me time atau menyalurkan bakat dan hobby

Di situasi seperti sekarang ini kamuperlu memiliki teknik tersendiri agar bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks. Hal tersebut bisa dengan cara menyalurkan hobby serta tidak meninggalkan me time atau waktu untuk menyendiri, terutama saat pembagian tugas dengan pasangan bagi yang sudah menikah.

Jangan lupa menyelipkan waktu me time, yang dilakukan masing-masing dan bukan berpasangan. Dari 24 jam itu, bisa dicoba mengatur waktu sendiri minimal setiap hari 15-30 menit. Hal ini membutuhkan kerja sama dan kesepakatan antar pasangan terutama yang telah memiliki anak.

  • Mencoba resep masakan baru yang tentunya menyehatkan

Agar daya tahan tubuh dan kesehatanmu tetap terjaga selama wfh, konsumsilah makanan yang sehat dengan kandungan gizi yang seimbang, yaitu protein hewani, protein nabati, karbohidrat, lemak, serat, mineral, dan vitamin.

Dengan waktu di rumah yang lebih banyak ini, kamu juga bisa lebih sering berkreasi dalam memasak. Cobalah beragam resep masakan baru sehingga menu di rumah akan bervariasi dan kamu serta keluarga menjadi tidak cepat bosan.

Selain itu, meski tidak adanya batasan waktu seperti di kantor, sebisa mungkin tetap jaga jadwal makanmu seperti biasa untuk menghindari berbagai masalah pencernaan, seperti asam lambung dan maag yang tidak diinginkan.

  • Hubungi keluarga yang sedang jauh

Jika kamu sudah hidup berpisah dari keluarga inti, ada baiknya saling bertelepon ataupun video call dengan mereka yang hidup berjauhan dengan kamu. Ini akan membuat kamu menjadi senang karena telah melepas rindu serta mencegah kebosanan.

Nah, itu dia salah satu cara mengendalikan rasa jenuh dalam ber-social distancing dan work from home. Semoga artikel ini bermanfaat ya guys! Cetak online? JAPRI aja!

Kenali Perbedaan Mendasar Pengusaha Dengan Karyawan, Pilih Mana?

Kita semua pasti pernah merasa letih dalam bekerja dan sempat berpikir untuk menjadi pengusaha saja. Hmmmm, tapi jangan asal berpikir untuk pindah jadi pengusaha lho jika kamu masih belum paham betul hakekat perbedaan dasar antara pengusaha dengan pekerja.

Apa sih yang menjadi momok penting dalam perbedaan keduanya yang patut kita ketahui? Nah mimin jaya akan kupas tuntas semuanya di sini ya! Yuk simak paparannya berikut ini!

Kenali diri sendiri dan perbandingan karakteristik antara pekerja dengan pekerja, di sini!

Memang benar menjadi pengusaha ataupun karyawan memang pilihan yang sulit. Tetapi untuk memutuskannya, kita harus memperhatikan perbedaan mendasar di antara keduanya seperti pola pikir, kebiasaan serta risiko yang akan didapat. Kalau begitu langsung saja yuk kita simak di bawah ini!

  • Seorang pekerja menghindari kegagalan, pengusaha bersahabat dengan kegagalan

Biasanya karyawan yang bekerja di suatu perusahaan akan selalu meminimalisir kesalahan demi performanya, sedangkan seorang entrepreneur ditanamkan rasa tidak takut salah dan gagal.

  • Pengusaha terbiasa mengarahkan, seorang pekerja akan selalu diarahkan

Dalam menjalankan pekerjaan, karyawan akan selalu mendapat sejumlah petunjuk dan solusi dari atasan dan atasannya lagi. Sementara itu, pengusaha harus mencari solusi sendiri untuk membuat bisnisnya tetap berjalan langgeng.

  • Risiko besar dan kecil

Untuk memastikan perusahaan tetap berjalan aman, pengusaha harus terus menerus mengambil risiko yang besar. Untuk karyawan, mereka biasanya mengambil pekerjaan dengan risiko kecil saja.

  • Pekerja merasa terancam dengan orang pintar, pengusaha berusaha merekrutnya

Seorang pekerja di mana-mana pasti akan merasa terancam dengan orang pintar, namun bagi pengusaha orang-orang pintar adalah tambang emasnya dan mereka berusaha merekrutnya

  • Uang adalah segalanya bagi karyawan, sedangkan waktu adalah uang bagi pengusaha

Bagi seorang pebisnis, time is moneymemang benar adanya. Ini menggambarkan karakter mereka yang menghabiskan waktunya untuk berinvestasi pada produk yang dikembangkan. Namun bagi para pekerja, mereka hanya mengharapkan uang sebagai timbal balik atas apa yang telah mereka kerjakan.Nah sobat, itulah beberapa perbedaan karakter antara pengusaha dan pekerja. Kira-kira karakter mana ya yang sesuai menggambarkan diri kamu saat ini?

Patut Dicontoh! Yuk Intip Jejak Perjalanan Rasulullah Berniaga.

Sebagaimana sejarah berkata bahwa suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW telah menjadi pebisnis sejak usia2 25 tahun lho! Beliau menjadi seorang pengusaha yang sukses, cemerlang, kaya raya, serta berniaga hingga ke internasional. Bahkan di usianya yang masih belia tersebut, ia sanggup memberikan mahar terbaik untuk istri tercintanya Khadijah RA sebanyak 20 ekor unta dan 12 ons emas. Bayangkan jaman sekarang yang sanggup memeberikan mahar sebanyak itu kepada calon istri biasanya orang-orang tajir melintir bukan? Apalagi pada jaman Rasul?

Nah, oleh karenanya yuuk kit aintip kisah sukses perjalanan berniaga Rasulullah SAW di bawah ini.

Jangan malu berdagang! Rasulullah saja berdagang!

Kenapa sih kebanyakan dari kita merasa malu untuk memulai bisnis atau berdagang? Kemungkinan besar ketika sekolah atau kuliah kita terlalu idealis dan tidak percaya diri untuk berdagang. Padahal Rasulullah sendiri berdagang lho! Bahkan sejak usia 12 tahun.

Beberapa prestasi konkret bisnis Rasulullah, seperti dikutip dari buku Bisnis Rasulullah, Malahayati S Psi, Great Publisher antara lain :

  1. Keberanian untuk menjadi pedagang di usia muda.
  2. Pernah mengikuti pamannya berdagang ke Syiria pada usia kanak-kanak.
  3. Pada saat belum memiliki modal, beliau justru menjadi manajer perdagangan para investor dengan sistem bagi hasil.
  4. Beberapa kali memimpin ekspedisi perdagangan untuk investor besar (Khadijah) ke Syiria, Jorash dan Bahrain di sebelah timur semenanjung Arab.
  5. Total ekspedisi besar yang pernah dilakukan pada masa mudanya adalah 6 kali.
  6. Menjadi pebisnis besar yang terkenal di Jazirah Arab

Dalam buku Marketing Muhammad, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita ingin sukses menjadi pedagang, pengusaha, atau entrepreneur seperti Nabi Muhammad saw.  Bagaimana sih? Yuuk kita simak paparannya berikut ini!

Tips dan Trik Berdagang ala Rasulullah SAW

  • Pertama, melakukan segmentasi, menetapkan target pasar, dan positioning.

Sebelum menjajakan suatu barang, Nabi Muhammad saw. mencari tahu tentang kebiasaan, cara hidup, cara makan dan minum, serta kebutuhan yang diperlukan masyarakat setempat. Ia berhasil melakukan segmentasi detail sehingga ketika datang ke kota A maka barang-barang yang dibawa adalah ini dan itu. Ketika datang ke kota B maka barang yang akan dibawa lain lagi, begitu seterusnya.

  • Kedua, melakukan diferensiasi, bauran pemasaran, dan memiliki prinsip dalam menjual.

Ia berdagang dengan cara yang beda, yaitu selalu menjelaskan kekurangan dan kelebihan barang dagangannya dengan jujur kepada para pelanggannya. Mematok harga sesuai dengan nilainya dan tidak melakukan perang harga dengan para pedagang lainnya

  • Ketiga, melakukan branding dan pelayanan yang baik.

Nabi Muhammad dikenal sebagai pribadi baik dan mengedepankan kepuasan pelanggannya.

  • Keempat, jujur, ikhlas, dan professional.

Dalam berdagang, Rasulullah selalu mengedepankan sikap jujur, ikhlas, dan profesional. Maksudnya, beliau sama sekali tidak pernah membohongi pelanggannya dan ikhlas menjalankan usahanya.

Nah itu dia beberapa tips berbisnis ala Rasulullah SAW. Dijamin bisnis kita akan sukses dunia akhirat. Amiiin.

Wallahu’alam bisshawwab.